Masyarakat Di NTT Sangat Membutuhkan Sumur Bor
Pengurus Tanganpeduli yang diwakili oleh Djohan Gautama dan Michael Suryo, pada tanggal 1 -5 Maret 2025 telah melakukan perjalanan ke Kefamenanu, Pulau Timor, NTT. Yang dilakukan mereka pertama kali adalah meninjau lokasi sumur bor, yang 3 tahun lalu disumbangkan oleh Tanganpeduli, dengan menggalang dana bersama pada waktu itu.
Kedatangan kami disambut oleh Pater Anas, dan ditunjukkan lokasi sumur bor yang masih berfungsi dengan baik, dengan aliran air jernih yang cukup kencang. Dari sumur bor, dengan menggunakan pipa, mengalir ke toren besar yang digunakan untuk gereja. Pipa satu lagi mengalir ke sebuah bak penampungan tertutup, dan dari situ ada dua cabang pipa, satunya menuju ke kantor Camat, dan pipa lainnya menurun ke bawah sekitar 300 meter jaraknya, masuk ke toren untuk masyarakat. Toren untuk masyarakat ini disambungkan ke toren-toren berikutnya hingga 7 buah toren di sepanjang jalan yang banyak penduduknya. Toren yang ketujuh itu berjarak sekitar 1 km jauhnya. Salah satu torennya untuk sekolah SD yang berada di seberang jalan.
Setelah puas melihat hasil donasi 3 tahun lalu tersebut, kami melakukan survey ke enam lokasi lainnya yang tersebar di pinggiran kota Kefamenanu selama 4 hari kami di sana. Untuk melakukan surver tersebut, kami harus menggunakan kendaraan jeep karena kondisi jalan yang masih kurang baik. Hampir semua tempat, baik di kota apalagi di luar kota, masyarakat membutuhkan air bersih, tetapi kenyataannya, mereka harus mengambil air dari sungai yang jaraknya jauh dan airnya juga kurang bersih. Mereka juga terpaksa membeli air dari mobil tangki, yang biayanya cukup mahal. Semakin jauh lokasinya, harga airnya semakin mahal.
Sumur bor sangat dibutuhkan di sana, tetapi biaya pengeborannya sulit terjangkau oleh masyarakat. Sedikitnya membutuhkan biaya 100 juta untuk satu sumur bor. Tanganpeduli berupaya mencari donatur yang berbaik hati, agar bisa mengupayakan sumur bor di beberapa lokasi, yang dapat dinikmati oleh masyarakat banyak. Sumur bor juga diperlukan untuk pertanian dan peternakan. Ketika musim kemarau nanti, semua tanaman tidak bisa bertahan, jika tidak ada sumber air. Masyarakat juga sangat menderita jika tidak ada air.
Kami menggalang dana untuk pembuatan sumur bor ini melalui program Dana CSR. Semoga banyak Perusahaan yang bersedia menyalurkan sebagian keuntungan perusahaannya dengan menyumbangkan dana CSR untuk membantu saudara-saudara kita di NTT yang kesulitan air.
Jika Bapak dan Ibu ada pertanyaan, dapat menghubungi kami :
Djohan Gautama (0811 959 0878) atau Maria Agatha (0816 1488 461)