
Wujudkan Masa Depan Mereka Hingga Lulus SMA
Program Orangtua Asuh Tanganpeduli menghubungkan anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia dengan para donatur yang berkomitmen untuk mendukung pendidikan mereka secara berkelanjutan hingga lulus SMA.
120+
Anak Dibantu
2024
Program Berjalan
34
Provinsi Dijangkau
Tentang Program Orangtua Asuh
Program Orangtua Asuh Tanganpeduli diluncurkan sejak tahun 2024, dengan tujuan menghubungkan anak-anak dari berbagai pelosok Indonesia yang membutuhkan dukungan pendidikan dengan para donatur yang memiliki kepedulian untuk membantu mereka. Melalui program ini, setiap anak mendapatkan dukungan pendidikan yang berkelanjutan, mulai dari kebutuhan sekolah hingga pendampingan dasar, dengan target utama membantu mereka menyelesaikan pendidikan hingga jenjang SMA. Saat ini, lebih dari 60 anak telah menerima manfaat dari program ini, dan jumlah tersebut terus bertambah seiring dengan meningkatnya partisipasi para Orangtua Asuh, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Dukungan Pendidikan
Dukungan Pendidikan
Pendampingan
Pemantauan perkembangan anak secara berkala
Transparansi
Setiap bantuan tercatat dan dapat dipantau
Berkelanjutan
Dukungan diberikan hingga anak menyelesaikan pendidikan SMA
Daftar Calon Anak Asuh
Berikut adalah daftar anak-anak yang saat ini membutuhkan dukungan pendidikan. Anda dapat melihat profil singkat, kondisi, serta kebutuhan masing-masing anak sebelum memutuskan untuk berkontribusi.
| Nama | Usia | Sekolah | Status |
|---|---|---|---|
Cristian Bintang Pradipta | 15 Tahun | SMP | Sekolah di SMP Strada Bhakti Utama Bintaro. Kondisi Ayahnya stroke parah dan Ibunya bekerja sebagai buruh. |
Immanuel Christian Ladli Lase | 11 Tahun | SD | Sekolah di SD Advent Cimahi. Ayahnya adalah pendeta yang baru merintis. |
Maria Anace Bili | 14 Tahun | SMP | Ditinggal ayah dan ibunya saat umur 1 bulan, tinggal bersama kakek neneknya |
Claudia Santika Kadi | 18 Tahun | SMA | Anak yatim, ayah meninggal, tinggal bersama ibunya |
Yehezkiel Dion Ngongo | 16 Tahun | SMA | Sekolah di SMK Santo Yosep Pekerja Manola. Orang tua bekerja sebagi petani, penghasilan rendah. |
EV Ecclesia Vallery Samara | 8 Tahun | SD | Sekolah di SDK Santo Antonius Ampenan, ayah polisi, broken home |
RO Rafael Oumar Kian Tokan | 10 Tahun | SD | Sekolah di SDK Santo Antonius Ampenan, kelas 4. |
SS Simon Sinu Witak | 11 Tahun | SD | Kelas 4, di SDK Antonius Ampenan. Ortu single parent |
FN Felycia Natasha Nugraheni | 8 Tahun | SD | Sekolah di SD Pius Bakti Kutoarjo, menunggak SPP sejak tahun lalu karena kondisi keuangan keluarga |
GL Giorgio Louis Dewata | 8 Tahun | SD | Sekolah di SD Pius, menunggak SPP sejak tahun lalu karena kondisi keuangan keluarga |
FS Felicia Sheena Antonieta Putri | 7 Tahun | SD | Sekolah di SDK Sorogenen, menunggak SPP sejak 2025 |
AJ Alverius Jonathan Indarto | 7 Tahun | SD | Sekolah di SDK Sorogenen, menunggak SPP sejak tahun lalu |
PA Pius Andrea Immanuel | 12 Tahun | SD | Sekolah di SD Kanisius Sidowayah 02 Klaten, menunggak SPP sejak 2025 |
AA Agnes Abelia Ardina | 10 Tahun | SD | Sekolah di SD Kanisius Sidowayah 02 Klaten, ayah jual cilok, menunggak SPP sejak 2025 |
MB Mikael Bagus Setiaji | 8 Tahun | SD | Sekolah di SD Kanisius Pucangsawit, ayah buruh kantin, menunggak SPP sejak 2025 |
Ingin Menjadi Orangtua Asuh?
Hubungi tim kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai anak yang membutuhkan dukungan, mekanisme pendampingan, serta proses menjadi Orangtua Asuh.