Pahlawan Kemanusiaan Itu Bernama Fransiska Ncis
Tepat di hari Pahlawan 10 November 2022, Fransiska Adhitya Anggraini atau dikenal di dunia medsos sebagai Fransiska Ncis meninggal dunia, setelah setahun dia mendonorkan satu ginjalnya kepada orang yang tidak ada hubungan darah, dan belum dikenal sebelumnya.
Awalnya Siska mendapat kabar dari seorang teman yang membutuhkan transfusi darah untuk kakaknya, Mas Budi, yang telah dua tahun menderita sakit gagal ginjal karena fungsi ginjalnya hanya tinggal 3%. Segera saja Siska menawarkan diri untuk mendonorkan satu ginjalnya tanpa imbalan apapun.
Transplantasi ginjal dilakukan pada 9 November 2021, setahun yang lalu. Dua bulan kemudian, Mas Budi sudah bisa beraktifitas normal. Hal ini diunggah Siska pada 4 Januari 2022. Ia menyebut bahwa penerima donornya sudah mulai mengantor lagi fullday. Siska juga mengatakan dirinya sangat senang melihat Mas Budi kembali bisa bekerja lagi guna menghidupi keluarganya tercinta.
Fransiska Ncis dikenal oleh sahabat2nya berjiwa sosial tinggi yang kerap kali membantu sesama. Bahkan, seakan mempunyai firasat, dia juga sudah membuat pesan terakhir sebelum meninggal yaitu akan mendonorkan kornea matanya saat meninggal dunia.
Fransiska Ncis meninggal dunia pada usia 31 tahun, namun dia akan dikenang selamanya sebagai Pahlawan Kemanusiaan.
"Saatnya kamu kembali ke Surga. Aku percaya engkau orang baik. Selamat jalan. Kami pastikan juga kebaikan kamu tidak tergantikan. Kerinduanmu untuk berbagi, akan kami lanjutkan." Demikian kata2 perpisahan Mas Budi kepada sosok yang telah memberinya kesempatan hidup kedua.
Fransiska Ncis, karyamu tidak akan berhenti ketika kau dipanggil, karena akan bertumbuh relawan2 yang akan mengikuti jejakmu. Relawan yg bersedia membantu orang lain yg membutuhkan uluran TANGAN dan kePEDULIan kita, tanpa memandang status, kedudukan, dan berasal dari mana.