Program Pengadaan Sumur Bor di NTT
Pada tahun 2022, Tanganpeduli menggalang dana untuk pembangunan sumur bor di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Desa Tublopo, Pulau Timor, sekitar 30 km dari Kota Kefamenanu. Sumur bor sedalam 60 meter tersebut hingga saat ini dimanfaatkan oleh gereja, kantor kecamatan, sekolah dasar, serta sekitar 50 keluarga di sekitarnya.
Kebutuhan akan air bersih di NTT sangat tinggi, terutama saat musim kemarau. Sebagian besar masyarakat masih harus mengambil air dari sungai dengan berjalan kaki cukup jauh sambil memikul jerigen, hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pada tahun 2025, Tanganpeduli melanjutkan program pengadaan sumur bor. Di akhir tahun, kami memutuskan untuk membeli mesin bor sendiri guna mengatasi kendala kurangnya komitmen dari para pemborong setempat. Hingga April 2026, satu sumur bor di Naenin telah selesai dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat, sementara tiga sumur lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Salah satu lokasi, yaitu di Oepope, mulai dikerjakan sejak awal Maret 2026. Pada 12 April 2026, pengeboran berhasil menemukan sumber air jernih dengan debit yang besar dan stabil. Tahap selanjutnya adalah pembangunan menara toren induk serta pemasangan jaringan pipa untuk distribusi air ke masyarakat. Khusus di Oepope ini, Tanganpeduli bekerjasama dengan Yayasan Karsa.
Sepanjang tahun 2026, kami menargetkan penyelesaian dua sumur bor yang masih terkendala, serta pembangunan lima sumur bor baru berdasarkan hasil survei sebelumnya. Program ini diprioritaskan untuk wilayah dengan kebutuhan air bersih yang tinggi, jumlah penduduk yang cukup besar, dan belum memiliki akses sumur bor. Pengelolaan sumur akan diserahkan kepada pihak gereja setempat agar dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.