Sumur Bor Menjadi Sumber Air di Desa Tublopo NTT
Pada awal Desember 2021, Tanganpeduli menggalang dana untuk pembuatan Sumur Bor di Desa Tublopo, Bikomi Selatan, Nusa Tenggara Timur. Jika dilihat di peta, Desa tersebut berada di tengah Pulau Timor bagian Barat, merupakan daerah yang sulit mendapatkan air bersih. Penduduk di sana harus menempuh perjalanan sekitar 5 km hanya untuk mendapatkan satu-dua ember air dari sungai yang digotongnya atau ditaruh di atas kepala. Jika ingin membeli air tangki dari kota Kefamenanu yang berjarak 20 km.
Donasi ditutup di bulan April 2022, yang terkumpul sebesar Rp 96.020.000,-, lalu diserahkan secara bertahap kepada Panitia Pembuatan Sumur Bor di sana, dibawah pengawasan Pastur Paroki Santo Yosef. Pembuatan sumur bor baru dimulai di bulan Juli karena menunggu musim kemarau. Pengeboran hingga kedalaman 42 meter baru ada keluar air, namun terus dibor hingga 63 meter, dan dipasang pompa tanam jenis roket di kedalaman 58 meter.
Titik pengeboran berada di puncak bukit di samping Gereja St. Yosef Tublopo, di situ lalu dipasang tangki fiber induk yang bisa menampung 5.300 liter air. Lalu dari tangki induk tersebut dipasang saluran pipa ke 5 tangki fiber yang tersebar, sehingga dapat menjangkau 2 dusun, dengan jumlah penduduk 208 KK yang dapat menikmati air bersih dari tangki-tangki air yang dapat menampung 2.200 liter masing-masing.
Bukan hanya masyarakat di dua dusun tersebut, juga kantor Camat, kantor desa dan sekolah SMK Negeri di Bikomi Selatan juga mengambil air dari sumur bor tersebut. Menurut informasi, sumur bor ini adalah yang pertama di wilayah Tublopo, belum ada sumur bor yang dibangun oleh Pemerintah di tempat lainnya.
Atas nama masyarakat di Desa Tublopo dan Romo Paroki Santo Yosef, mengucapkan banyak terima kasih kepada Para Donatur yang baik hati, melalui Tanganpeduli, sehingga impian untuk mendapatkan air bersih dapat terwujud,